Kamis, 10 Oktober 2013

Mom and Grandmama :)

TULISAN 2

Well, ketemu lagi sama aku hahaha.. Semoga ga pada bosen yaa.. Kali ini aku mau ngebahas tentang manajemen waktu pada Mom and Grandmama :* Ok, check this out ><

      

   Yuup, mungkin itu yang dirasain dengan nenek aku, mungkin nenek ingin mempunyai cucu yang memanggilnya 'eyang putri, nenek, atau grandmama", tapi aku hanya ingin memanggil "Uti" saya biar singkat. Okay, aku akan bercerita :) .

     Nenek mempunyai lima orang anak 3 perempuan dan 2 laki-laki, ibuku anak pertama dari lima bersaudara. Kehidupan nenekku waktu masih muda bisa dikatakan sebagai keluarga yang berada, menikah dengan kakekku yang ABRI, sangat romantis pada masa muda. Nenek mendidik anak-anaknya dengan disiplin dan tegas tetapi penuh dengan kelembutan. Nenekku selalu bangun pukul 02.00 lalu pergi ke pasar untuk membeli bahan-bahan yang dikelola menjadi sebuah makan yang kita kenal dengan nasi uduk, gorengan. yaa.. Nenekku penjual makanan, masakan nenekku sangat enak, maka dari itu tidak heran jika banyak pembeli :). Setelah itu, nenek selalu membagi tugas kepada anak-anaknya. Ada yang ke Pasar, ada yang masang, ada yang beres-beres rumah, dll. Nenekku selalu menerapkan hal itu setiap harinya kepada anak-anaknya. Dan nenek berpesan kepada anak-anaknya "Ini semua pasti berguna untuk kalian nantinya, saat kalian sudah berkeluarga, kalian tidak akan kaget dengan hal-hal seperti ini" wiiiiiihhh ! aku mendengar cerita nenekku dengan penuh haru. Nenekku juga sangat disiplin waktu, jadi anak-anaknya ga boleh terlambat pulang ke rumah. Jika jam 8 belum sampai rumah, pintu akan dikunci. Naah, jadilah anak-anaknya ga ada yang pulang telat. Nenekku juga mengajarkan tepat waktu, kalau ada acara atau apapun, selalu datang sebelum waktu yang ditentukan. Singkat cerita Ibuku menikah dengan Ayahku, dan aku diberi nama Khairunnisa Ulfah ^^, saat aku lahir nenek selalu ada disampingku, nenek selalu merawatku karena ibu masih belum pulih. Beberapa kemudian, ibu sudah pulih dan melanjutkan pekerjaan, yaa.. Ibu dan Ayahku karyawan swasta, jadi yang merawatku sejak bayi hingga masa kanak-kanak atau remaja ? (aku lupa) adalah nenekku. Ibu juga hebat, sebelum berangkat kerja ibu selalu memberi ASI yang cukup, terkadang ditaruh dibotoh air ASInya, setelah pulang kerja pun seperti itu. Ibu dan nenek selalu bangun ketika aku nangis, kalau dipikir-pikir, ibu dan nenekku sedikit sekali tidur, dan bangun lebih awal untuk bekerja. Singkat cerita, sampai sekarang ibu selalu menerapkan pelajaran-pelajaran yang diterapkan oleh nenekku untuk anak-anaknya, agar kelak pelajaran itu turun temurun ke generasi berikutnya.

    Okay Guys, aku tau kalian bosen baca cerita aku, tapi kalian perlu tau ada yang pernah bilang kepadaku "Mungkin nasihat atau ajaran yang diberikan oleh orang dulu itu jarang di dengar karena dianggap kuno, tapi ketahuilah bahwa suatu saat nanti nasihat atau ajaran yang diberikan itu akan laksanakan secara tidak sadar", kita butuh majemen waktu yang baik, caranya dengan menggunakan jadwal. Walaupun cerita diatas ga ditulis jadwalnya, jadi nenek dan ibuku bisa mengira-ngira tidur, bangun, masak, dll sudah diperkirakan. Yuuuk, kita sama-sama belajar untuk memanajemen waktu yang baik. Inget kan kata pepatah "Time is Money". ^^

Terima kasih Ibu, Terima kasih Nenek telah merawatku dengan tulus dan penuh kasih sayang :") :*


Cukup sekian dan Gamsahamnida Chingu >< :))




QUOTES :
“Orang-orang hebat di bidang apa pun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi” (Ernest Newman)


 
 
 

Celana Jeans ?

TULISAN 1 

 

Hello Guys ! Welcome back to with me Khairunnisa Ulfah ^^

"JEANS"
        

       Ada yang tahu siapakah ini ?? Yuup, benar sekali, beliau ini adalah Levi Strauss yaitu seorang penemu celana Jeans ! WOW !! Levi Strauss dilahirkan di Buttenheim, di wilayah Franconian dari Bavaria, Jerman pada tanggal 26 Ferbruari 1829. Levi Strauss adalah anak dari Hirsch Strauss dan Rebecca Strauss. Pada usia 20 tahun Levi nekat pergi ke California untuk mengadu nasibnya. Ada sebuah mimpi besar yang bergelayut di dalam otaknya untuk menjadi orang sukses dan besar. Saat itu adalah musim demam emas di Amerika Serikat tahun 1848. 
       Ditempat asalnya pun, Levi adalah seorang penjuak pakaian. Levi berangkat ke California dengan bekal beberapa potong tekstil untuk dijual selama perjalanan ke barat. Sampai di California, Levi telah menjual semua barang yang dimilikinya, kecuali hanya segulung kanvas. What ? Segulung kanvas ? Dapet apaan coba kalau dipikir-pikir. Eiiittsss, jangan dulu ribut :D . Nah, jadi si Levi itu sudah memperhatikan bahwa pekerja tambah memiliki celana yang cepat sekali rusaknya. Untuk itu, Levi mencoba membuat celana dari bahan kanvas dan menjual celana itu kepada para penambang. Uwaaaaah kereeen >< !!
       Ternyata, celana yang hanya dibuat dari kanvas itu laku keraaaaaasss. Banyak para penambang membeli celana kanvas dari Strauss. Karena tidak sepenuhnya suka dengan bahan kanvas, Strauss mulai menggunakan bahan lain yang di pesannya dari Genoa, Italia. Awalnya Celana Jeans berasal dari Genoa, Italia ditempat ini jeans di produksi untuk keperluan angkatan laut, sebagai celana yang dapat dipakai basah ataupun kering. Nama jeans sendiri didapat dari bahasa Perancis yang menyebut celana warna biru asal Genoa ini sebagai "bleu de Genes". Lalu Strauss mengubah namanya menjadi menjadi "Jeans", dan mulailah ia memproduksi celana jeans pertamanyayang diberi merek "Levi's".

         

     Hanya dalam waktu singkat bro, Jeans langsung melesat.. Etdeziiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiingg !! Keceh ga tauh ?!! Yaa, sekarang kalian bisa lihat di seluruh dunia baik asli maupun KW nya udah banyak banget. Dan sekarang jeans sedang digandrungi oleh kaum muda, waahh ! Kayaknya bukan kaum muda saja yang memakai jeans, sepertinya semua umur memakai jeans. Mimpi Levi menjadi nyata, dia berani memperjuangkan mimpinya. Levi mengambil berani mengambil keputusan yaitu nekat pergi ke California untuk mengadu nasibnya !! Taktik penjualan Levi yang begitu tepat hingga menarik orang banyak. 

    Levi Strauss meninggal pada tanggal 26 September 1902, di San Francisco pada usia 73. Dia tidak pernah menikah, sehingga ia meninggalkan bisnisnya untuk empat keponakannya yang merupakan anak-anak adiknya yaitu Fanny dan suaminya David Stern. Ia juga meninggalkan warisan ke sejumlah badan amal. Ia dimakamkan di Colma, California.

    Naaahh, itu tadi sejarah singkat celana Jeans yang kalian bisa baca. So Guys, apakah kita masih gigit jari melihat berbagai orang-orang hebat diseluruh dunia menciptakan sesuatu untuk orang lain. Hei, kita semua juga hebat kok, asal ada kemauan, kerja keras, sabar, ikhlas, dan tawakal. InsyaAllah semua pasti tercapai atas kehendakNya.





QUOTES :
“Kalau Anda Berani untuk mengejar impian Anda, semua impian akan bisa tercapai.” (Wall Disney)

      






Sumber :

http://kolom-biografi.blogspot.com/2013/02/biografi-levi-strauss-penemu-celana.html
Badarudin, Muhammad. 2009. It's Me!.Grahailmu: Jogjakarta.






Rabu, 09 Oktober 2013

Apa sih Manajemen itu ? (Pertemuan pertama)


I. 1)   Apa itu Manajemen ?

Dalam mengartikan dan mendefinisikan manajemen ada berbagai ragam, ada yang mengartikan dengan ketatalaksanaan, manajemen, manajemen pengurusan dan lain sebagainya. Bila dilihat dari literatur-literatur yang ada, pengertian manajemen dapat dilihat dari tiga pengertian:
1.   Manajemen sebagai suatu proses
2.  Manajemen sebagai suatu kolektivitas manusia
3.   Manajemen sebagai ilmu (science) dan sebagai seni (art)
  Menurut James A.F.Stoner, manajemen  adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan, dari kegiatan anggota organisasi dan yang telah ditetapkan. Definisi ini mengandung tiga tiga unsur utama, yaitu proses, sumber organisasi, dan tujuan.
  Proses adalah cara yang sistematis untuk melakukan sesuatu. Proses tersebut terdiri dari kegiatan-kegiatan yang salng berhubungan, dan meliputi:
1.          Perencanaan: memikirkan terlebih dahulu kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan, termasuk menetapkan tujuan dan program-prgram untuk mencapainya.
2. Pengorganisasian: mengkordinir sumber daya manusia dan pelengkapannya, termasuk menyusun struktur dan pembagian kerja untuk melaksanakan program yang telah ditetapkan.
3.    Pengarahan : mengarahkan dan memotivasi anggota organisasi untuk menuju ke arah tujuan, termasuk menciptakan iklim yang mendukung mereka melakukan pekerjaanya.
4.    Pengawasan: menjamin agar organisasi menuju tujuannya, termasuk mengendalikan kegiatan agar sesuai dengan rencana, dan melakukan koreksi yang diperlukan.
         
          Sumber organisasi meliputi :
1.   Sumber daya manusia
2.  Bahan
3.   Peralatan modal
4.  Teknologi
5.  Informasi yang diperlukan dalam proses untuk mencapai tujuan

Tujuan dapat beraneka ragam sesuai organisasi yang bersangkutan.
Misalnya, biro konsultan adalah memberikan konsultasi, nasihat, serta saran bagi kliennya. Tujuan tersebut harus dirumuskan dengan jelas agar dapat diketahui oleh seluruh anggota organisasi, dan dapat diukur derajat pencapaiannya.

2) Jenis-jenis Manajemen
A.  Manajemen Ilmiah (Scientific management)
Manajemen Ilmiah adalah manajemen yang berdasar ilmu, artinya yang dapat dikaji secara ilmiah, dianalisis dengan menggunakan metode ilmiah dan dapat diperoleh suatu sintesis. Dikatakan manajemen ilmiah karena dapat manajemen dapat dipelajari secara ilmiahdi tempat-tempat pendidikan (sekolah, penidikan tinggi atau tempat-tempat kursus). Pelopor Manajemen Ilmiah adalah F.W. Taylor ( USA) dan H.Fayol (Perancis).

B.   Manajemen Sistematis
Manajemen Sitematis menunjukkan bahwa segala sesuatu diatur secara sistematis, yaitu secara tertib, rapi dan teratur dengan tujuan untuk menghindarkan hal-hal yang tidak dikehendaki. Dengan perkataan lain, sebelum usaha/kegiatan berjalan segala sesuatu harus diperinci dengan sematang-matangnya. Sehingga saat kegiatan pelaksanaan dimulai sampai dengan tujuan yang diinginkan berjalan lancer dan menjadi kenyataan.

C.  Manajemen Terbuka (Open Management)
Manajemen Terbuka sering menimbulkan salah pengertian, yang dimaksud dengan “ terbuka “ di sini adalah di mana pimpinan sebelum mengambil suatu keputusan terlebih dahulu memberi kesempatan kepada staf dan bawahannya untuk memberikan saran-saran, ide-ide atau pendapat-pendapat, namun keputusan tetap ditentukan oleh pimpinan. Kesempatan untuk memberikan masukan-masukan kepada pimpinan dengan tujuan agar para staf atau bawahan ikut serta memikirkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi organisasi dan ikut serta pula memecahkannya temasuk mengembangkan organisasi. Ditinjau dari pengertian positip dimana segala sesuatu.

D.  Manajemen Demokratis
Yang dimaksud dengan demokratis di sini adalah mengarah ke demokrasi Pancasila, yang termaktub dalam Preambule Undang-Undang Dasar 1945 dimana dalam Demokrasi Pancasila disebutkan “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan” serta dengan mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia. Jadi para staf dan bawahan bukan sekedar menyumbangkan pemikiran , prakarsa serta petimbangan semata, tetapi ikut serta menentukan keputusan atas dasar musyawarah untuk mufakat.


3)  Apa itu Kepemimpinan 

Kepemimpinan telah didefinisakan atas dasar bakat, sifat, perilaku, pengaruh terhadap orang lain, pola interaksi, peran, jabatan, posisi, dan persepsi orang lain mengenai keabsahan kepemimpinan itu sendiri.
  Beberapa contoh definisi kepemimpinan adalah sebagai berikut:
1.    Kepemimpinan adalah perilaku seorang individu ketika ia mengarahkan aktivitas sebuah kelompok menuju suatu tujuan bersama (Hemphill & Coons, 1957: 7)
2.   Kepemimpinan adalah suatu jenis hubungan kekuasaan yang ditandai oleh persepsi anggota kelompok bahwa anggota kelompok yang lain mempunyai hak untuk merumuskan pola perilaku dari anggota yang pertama dalam hubungannya dengan kegiatannya sebagai anggota kelompok (Janda, 1960: 358)
3.   Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi yang dilaksanak dan diarahkan melalui proses komunikasi, ke arah pencapaian tujuan atau tujuan-tujuan tertentu (Tannenbaum, Weschler & Massarik, 1961: 24).
4.   Kepemimpinan adalah pengawalan dan pemeliharaan suatu struktur dalam harapan dan interaksi (Stogdill, 1974: 411).
5.   Kemimpinan adalah proses mempengaruhi aktivitas sebuah kelompok yang terorganisasi menuju pencapaian suatu tujuan (Roach & Belhing, 1984: 46).






II.  Penetapan Perencanaan Manajemen
1.    Pengertian Perencanaan

Perencanaan adalah sesuatu yang akan direncanakan tentang apa yang akan dicapai, yang kemudian memberkan pedoman, garis-garis besar tentang apa yang akan dituju. Perencanaan merupakan persiapan-persiapan untuk pelaksanaan suatu tujuan, berupa rumusan-rumusan tentang “apa” dan “bagaimana “ suatu pekerjaan dapat dilaksanakan. Persiapan-persiapan tesebut dapat berupa tindakan-tindakan administrasi atas tindakantindakan selanjutnya. Perencanaan tidak harus dalam bentuk tulisan tetapi mungking hanya dalam pemikiran (benak), terutama untuk hal yang bersifat pribadi dan rahasia (misalnya rencana operasi lokasi perjudian, pelacuran, sarang narkoba dan lain-lainnya).

2.  Manfaat perencanaan 

                > Dengan perencanaan tujuan menjadi jelas, objektif dan rasional 
     > Perencanaan menyebabkan semua aktivitas terarah, teratur dan  ekonomis. 
     > Perencanaan akan meningkatkan pendayagunaan semua fasilitas yang dimiliki.
 > Perencanaan menyebabkan semua aktivitas teratur dan bermanfaat.
 >   Perencanaan dapat menggambarkan keseluruhan perusahaan.
 >   Perencanaan merangsang prestasi kerja.

3. Jenis-jenis Perencanaan dalam Organisasi
·         Perencanaan strategis, dikenal sebagai corporate plan adalah rencana yang menyangkut penentuan tujuan dan kebijaksanaan umum yang berjangka panjang berdasarkan baik atas analisa intern organisasi maupun atas analisa ekstern lingkungan.
·         Perencanaan operasional, dikenal sebagai rencana kerja dan anggaran adalah rencana yang menyangkut penentuan target dan sasaran serta program-program kegiatan, disertai anggaran biaya, penghasilan, dan modal yang berjangka pendek dan menengah.
·         Perencanaan spesifik, merupakan perencanaan dengan sasaran yang ditentukan dengan jelas, jadwal dan prosedur kegiatan yang pasti, dengan alokasi anggaran tertentu, sehingga tidak ada keraguan dalam pelaksanaannya.
·         Perencanaan pengarahan, memberikan arahan umum, dan tidak menentukan sasaran khusus, dan tidak memberikan program kegiatan serta anggaran secara pasti.



Sumber :
Mukhyi, Muhammad A., Saputro, Imam H. 1991. Seri Diktat Kuliah Pengantar Manajemen Umum (Untuk STIE). Universitas Gunadarma: Depok.

Kertonegoro, Sentanoe. 1994. Managemen Organisasi. Widya Press Jakarta: Jakarta.


Psikologi Sosial